Anak Daud

Indonesian
Matius 1-2
Year: 
2016
Quarter: 
2
Lesson Number: 
1

Pendahuluan: Kita memasuki seri baru tentang Injil Matius. Matius adalah seorang murid Yesus yang sebelumnya berprofesi sebagai pemungut pajak untuk bangsa Roma – sebuah profesi yang dibenci oleh orang Yahudi. Sebuah balik-arah bagaimana Matius sekarang menulis buku mengenai Yesus! Sebuah latar belakang menarik untuk tulisan Matius. Mari kita menyelam dan mempelajari lebih banyak ke dalam pelajaran kita ini!

 

 

I.             Latar belakang

 

A.   Baca Matius 9:9. Talenta apakah yang dimiliki seorang pemungut pajak yang dapat digunakan dalam misi Yesus? (Seorang pemungut pajak “mengikuti lelang” untuk dapat memungut pajak di daerah tertentu. Keuntungan yang diperoleh Matius adalah selisih dari apa yang disetorkan kepada bangsa Roma untuk hak memungut pajak dan jumlah yang dipungutnya. Dibutuhkan seorang yang menyimpan catatan teliti, memiliki inisiatif dan kepintaran untuk profesi ini.)

 

B.   Baca Matius 9:10-11. Mengapa orang Farisi menanyakan pertanyaan perihal pemungut pajak itu kepada para murid, dan bukan kepada Yesus? (Mereka mungkin berpikiran bahwa para murid memiliki pikiran rendah perihal profesi pemungut pajak sama seperti mereka. Hal ini mengajarkan kepada kita satu hal lain mengenai Matius, bahwa ia tidak memperdulikan pendapat orang mengenai dirinya – atau paling sedikit ia acuh asal ia dapat memiliki uang.)

 

1.   Jika Matius sangat mementingkan uang, mengapa ia meninggalkan profesinya dan mengikut Yesus? (Ia memutuskan sudah waktunya bagi dirinya untuk berubah. Apakah saudara sudah siap untuk membuat perubahan?)

 

II.           Silsilah Yesus.

 

A.   Baca secara cepat Matius 1:1-16. Tempatkanlah diri saudara pada posisi Matius, bagaimanakah saudara akan memulai menulis buku tentang Yesus? Apakah saudara akan menuliskan sebuah berita yang membosankan dan sangat teliti? (Kalau saya tidak akan membuat tujuan demikian. Namun, karena Matius sudah terbiasa sebagai seorang yang sangat terinci, maka hal ini sangat normal dalam cara ia memandang sesuatu. Sangat jelas bahwa ia akan menuliskan banyak detil.)

 

B.   Baca Matius 1:1. Mengapa Matius memutuskan untuk memulai tulisannya dengan menyebutkan mengenai kedua lelaki yang merupakan keturunan Yesus itu? (Jika, seperti Matius, saudara memiliki latar belakang yang buruk, tentunya saudara akan memutuskan untuk memulai menulis dengan menunjukkan latar belakang Yesus yang hebat. Matius menghubungkan Yesus dengan kedua lelaki yang sangat terkenal dalam sejarah bangsa Yahudi. Abraham adalah seorang yang memiliki righteousness yang hebat dan Daud adalah seorang raja dan panglima besar.)

 

1.   Baca Yesaya 11:1-2. Siapakah Isai? (Matius 1:6 mengungkapkan bahwa Isai adalah “ayah dari Raja Daud.”)

 

a.    Para pembaca buku Matius akan mengenal juga dengan buku Yesaya 11. Bagaimana pentingnyakah hubungan ini dengan raja Daud? (Yesaya 11 adalah nubuatan tentang kedatangan Mesias.)

 

b.    Baca Wahyu 5:5. Apakah yang diungkapkan mengenai khotbah para murid? (Mereka menghubungkan kemenangan Yesus dengan Raja Daud.)

 

2.   Baca Kisah 2:29-33. Petrus (Kisah 2:14) membuat pernyataan mengenai Pentakosta. Apakah yang dinyatakan mengenai tuntunan Roh Nubuat dalam memberikan pengertian kepada para murid Yesus? (Yesus menggenapi nubuatan yang mengarah kepada Juruselamat.)

 

3.   Baca Kejadian 12:1-3. Jelaskanlah bagian terakhir dari janji ini terhadap Abraham? (Ini adalah janji bahwa Juruselamat akan datang melalui keturunan Abraham. Matius bukan saja menghubungkan Yesus kepada orang penting dalam sejarah bangsa Yahudi, ia memulai argumentasinya dengan membuat hubungan yang menunjukkan bahwa Yesus adalah Juruselamat.)

 

C.   Kita tidak akan membahas secara detil semua tulisan Matius yang memaparkan mengenai silsilah Yesus, namun perlu dipikirkan apakah detil ini masuk akal atas seorang yang biasanya sangat teliti dalam menyimpan bukti dan berkas-berkas? (Ia. Matius menyiapkan bukti terhadap orang yang meragukan silsilah Yesus. Mari kita mengintip beberapa poin menarik dalam bukti yang detil ini.)

 

1.   Baca Matius 1:3 dan Matius 1:5-6. Kita melihat tiga wanita yang ada dalam catatan yaitu Tamar, Rahab dan “istri Uriah.” Apakah yang saudara ketahui mengenai ketiga wanita ini? (Kejadian 38 mengungkapkan bahwa Tamar adalah seorang pelacur. Yosua 6 membeberkan bahwa Rahab adalah seorang pelacur. 2 Samuel 11 menerangkan kepada kita bahwa Betsyeba (istri Uriah) terlibat skandal seks dengan Raja Daud.)

 

2.   Matius tidak musti menyebutkan nama ketiga wanita ini. Jika Matius hendak menunjukkan kebonafidan Yesus, mengapa ia menambahkan keterangan mengenai ketiga wanita itu dalam sejarah manusia Yesus? (Kenang bagaimana Matius memiliki latar belakang yang meragukan. Matius kemungkinkan memasukkan detil ketiga wanita tersebut untuk menunjukkan bagaimana Yesus bersimpati atas orang seperti Matius dan juga kepada kita para orang berdosa.)

 

D.   Baca Matius 1:17. Pertimbangkan bagaimana keadaan orang Yahudi pada tiga masa berbeda tersebut. Jika Abraham dan Daud mewakili waktu saat bangsa itu sedang menuju hal besar, bagaimana dengan kedua masa lainnya? (Pada saat bangsa tersebut sedang dalam keadaan yang kurang baik.)

 

1.   Penekanan apakah yang dibuat Matius mengenai Yesus? (Dengan menunjukkan menurunnya masa kejayaan orang Yahudi, Matius menekankan perlunya Yesus, seorang Juruselamat yang akan menyelamatkan mereka.)

 

III.         Kelahiran Yesus

 

A.   Baca Matius 1:18-19. Fakta menakjubkan apakah yang diungkapkan Matius? (Yesus bukan hanya memiliki silsilah manusia yang menakjubkan, namun Yesus juga adalah Allah. Roh Kudus adalah “BapaNya.”)

 

1.   Mengapa Matius menambahkan detil pemikiran Yusuf untuk diam-diam mengadakan perceraian? (Karena hal ini menunjukkan bahwa Yusuf adalah seorang yang baik, dan hal ini membuat Matius berpikir bahwa Yesus memiliki suatu hal yang sama dengannya – sebuah latarbelakang yang akan dipertanyakan orang.)

 

B.   Baca Matius 1:20-21. Klaim apakah yang Matius buat tentang Yesus? (Yesus, seorang yang sepenuhnya manusia dan juga Allah, akan menyelamatkan umatNya dari dosa mereka. Inilah Juruselamat. Sekarang kita memiliki kesaksian tambahan terhadap kesaksian para malaikat.)

 

C.   Baca Matius 1:22-23. Matius dihadapkan pada tantangan nyata. Seorang dengan latarbelakang yang tidak sedap sedang menulis sebuah buku mengenai seorang yang disalibkan oleh otoritas Roma. Ia menceritakan bahwa kelahiran Yesus berbeda dari seluruh sejarah kelahiran manusia lainnya. Kredibilitas adalah masalah utama Matius. Bagaimana cara Matius menghadapi tantangan ini? (Sekali lagi, ia mengarahkan perhatian pembacanya terhadap nubuatan Juruselamat yang disuarakan Yesaya, secara spesifik Yesaya 7:14.)

 

 

1.   Apakah hal ini cukup meyakinkan saudara? (Tempatkanlah posisi saudara pada para pendengar Matius yang adalah para orang Yahudi. Ia menunjukkan silsilah bonafide Yesus, dan menghubungkan Yesus terhadap nubuatan Juruselamat yang telah diterima mereka. Yesaya sebelumnya telah mengkhotbahkan kepada para pendengar bagaimana Yesus akan lahir dari seorang perawan – jadi hal ini bukanlah sebuah cerita yang terlihat luar biasa lagi bagi para pendengar Yesaya.)

 

D.   Baca Matius 2:1-2. Orang yang bagaimanakah orang Majus ini? (Para komentator menerangkan kepada kita bahwa mereka adalah orang pintar “dari negara timur” yang mempelajari sains dan pergerakan bintang-bintang. Raja Herod menginjinkan mereka menemuinya yang mengartikan bahwa mereka layak untuk mengambil waktu menemuinya.)

 

1.   Mengapa Matius menambahkan detil ini bagi kita? (Ia ingin kita mengetahui bagaimana para ilmu sains melihat sesuatu di langit yang menunjuk terhadap kelahiran Yesus. Apakah saudara melihat bagaimana Matius menggambarkan semua bagian-bagian ini sebagai bukti untuk meyakinkan kita bawa Yesus adalah Juruselamat?)

 

E.   Baca Matius 2:3. Apakah yang penting dari berita yang mengganggu ini? (Semua orang, dari Raja dan bawahannya, mempercayai laporan orang Majus. Ini bukanlah cerita yang luar biasa.)

 

F.    Baca Matius 2:4-7. Atas dasar apakah Raja Herod diyakinkan akan kelahiran Juruselamat? (Para ahli sains yang terpandang telah menemukan sebuah bintang yang menunjuk terhadap Yesus. Para guru agama mengkonfirmasikan, bahwa berdasarkan nubuatan alkitab, seorang Juruselamat akan lahir di Bethlehem. Beritanya bagi kita adalah bahwa jika seorang Raja dan para ahli sains mempercayainya, kitapun selayaknya mempercayainya.)

 

G.   Baca Matius 2:9-13. Jika saudara adalah seorang pengacara yang sedang mengargumentasikan bukti kepada sang jaksa tentang siapa Yesus, apakah poin penting dari ayat-ayat ini yang akan saudara gunakan sebagai argumentasi? (Sebuah “bintang” menunjuk tempat dimana Yesus dilahirkan. Orang Majus yakin atas penemuan mereka sehingga mereka datang untuk menyembah Yesus dan menghadiahkanNya hadiah-hadiah yang mahal. Hal ini menunjukkan bahwa mereka mengerti bahwa Yesus adalah seseorang yang patut disembah. Kuasa ilahi menyelamatkan Yesus dari bahaya, karena raja Herod mempercayai sepenuhnya cerita kelahiran Yesus, dan bersedia untuk membunuh.)

 

H.   Baca Matius 2:14-18. Kita lihat kembali bagaimana injil ditujukan terhadap Yesus dan bahwa Herod diyakinkan bahwa Yesus adalah Juruselamat. Pada kelanjutannya akan pembunuhan, hal apakah yang diperkenalkan disini? (Siapakah yang menyarankan hal jahat kepada Herod? Ada kuasa supernatural yang bertentangan dengan Yesus. Jika saudara mempercayai kontroversi antara yang baik dan yang jahat, kuasa jahat mengetahui bahwa Yesus adalah Juruselamat yang harus dimusnahkan.)

 

 

I.     Saudaraku, bagaimana dengan saudara? Apakah saudara diyakinkan oleh pernyataan Matius bahwa Yesus adalah seorang Juruselamat? Mengapa tidak memilih untuk menerima Dia sebagai Juruselamat saudara sekarang juga?

 

IV.         Minggu Depan: Penginjilan Dimulai.