Melepaskan diri dari cara-cara Dunia

Indonesian
(Kolose 3)
Year: 
2018
Quarter: 
1
Lesson Number: 
4

Pendahuluan: Pernahkah Anda mendengar pernyataan kalau orang kaya itu serakah? Apakah itu kedengarannya tepat bagi Anda? Kalau orang kaya sudah memiliki kekayaan, mengapa mereka menjadi lebih serakah? Atau, apakah ini adalah referensi ketika orang yang kaya sesungguhnya tidak memiliki kekayaan? Kalau itu adalah referensi untuk saat dimana orang kaya sesungguhnya miskin, maka bukankah lebih tepat untuk mengatakan kalau orang miskin itu serakah? Renungkan saat dalam hidup Anda ketika paling tidak memiliki uang. Apakah perhatian dipusatkan pada uang? Saya tahu kalau saya dan istri saya lebih memusatkan pada uang ketika kami baru menikah dan kami sangat miskin. Pelajaran kita minggu ini adalah tentang berbeda dari dunia, dan menghindari fokus pada uang. Saya pikir ini adalah satu pelajaran yang diperlukan oleh setiap orang, baik Anda seorang kaya atau miskin. Mari selami kedalam pelajaran Alkitab kita dan belajar tentang fokus!

 

 

  1. Fokus yang Benar

 

    1. Baca Kolose 3:1. Siapakah orang-orang yang telah “dibangkitkan bersama dengan Kristus?” (Ini kelihatannya mereferensikan pada baptisan. Jika Anda menerima Yesus sebagai Tuhan yang menjadi manusia, yang menghidupkan satu kehidupan sempurna, mati bagi dosa-dosa kita, dan telah dibangkitkan untuk hidup kekal untuk mengambil kembali posisiNya di sorga, maka pekabaran ini untuk Anda!  Ini adalah satu pekabaran bagi mereka yang telah selamat.)

 

      1. Apakah artinya untuk “mencari perkara yang di atas?”

 

    1. Baca Kolose 3:2. Sekarang kita diminta untuk menetapkan “pikiran” akan perkara-perkara di atas. Apakah kita diminta untuk melakukan dua hal yang berbeda? (Saya merasa pikiran saya sebagai tempatnya logika, dan hati saya sebagai tempatnya emosi. Mungkin kita diminta untuk menetapkan keduanya logika dan emosi kita “pada  perkara-perkara di atas.”)

 

      1. Katakan pada saya pemikiran-pemikiran atau emosi-emosi apa yang yang terlibat disini?

 

    1. Baca Kolose 3:3-4. Apakah masa depan kita? (Kalau kita akan nampak dengan Yesus dalam kemuliaan karena sekarang kita “tersembunyi dengan” Dia.)

 

      1. Mengapa keselamatan kita mengatur fokus kita dalam hidup? (Kita harus memusatkan pada hal-hal yang di atas, dan bukan pada hal-hal duniawi karena kita mati kepada hal-hal di dunia.)

 

      1. Seberapa banyakkah Anda memikirkan tentang masa depan Anda? (Mudah-mudahan, kita lebih memikirkan tentang masa depan kita daripada masa lalu kita. Tuhan ajarkan kita kalau masa depan mereka yang telah selamat adalah dengan Dia di sorga. Oleh karenanya, kita harus memusatkan pada masa depan ini!)

 

      1. Apakah yang dikatakan disini tentang penatalayanan? (Ingat ketika kita mendiskusikan Lukas 12:16-21, cerita tentang petani kaya yang mati, masalahnya adalah ia mempersiapkan masa depan di dunia dan bukan satu masa depan di sorga.)

 

      1. Apakah keperdulian akan masa depan terbatas kepada orang Kristen? (Pikirkan tentang semua budaya kafir, yang dalam ritual kematian mereka, mencoba mentransfer senjata, kekayaan dan hal-hal lain untuk digunakan di masa depan orang yang mati.)

 

    1. Baca Kolose 3:5. Sekarang kita sampai kepada spesifik yang sangat jelas. Apakah yang harus kita “matikan?”

 

      1. Apakah saran untuk kita mematikan hal-hal ini mempunyai hubungan dengan fakta kalau kita telah mati dengan Yesus dan oleh karenanya menantikan hidup kekal? (Saya pikir itulah yang sebenarnya dikatakan disini. Kita harus meninggalkan hal-hal ini.)

 

      1. Menurut Anda apakah ayat tersebut kelihatannya hanya membicarakan tentang dua hal: dosa-dosa seksual dan serakah? Atau, apakah Anda memandang “kenajisan” dan “hawa nafsu” lebih luas daripada dosa-dosa seksual?

 

        1. Karena pelajaran kita adalah tentang penatalayanan, apakah masalah spesifik dengan “serakah?” (Kolose katakan itu adalah “berhala.”)

 

          1. Bagaimanakah keserakahan sebagai berhala? (Masalah utama dari keserakahan adalah kita bergantung pada uang kita gantinya bergantung pada Tuhan. Tuhan menyelamatkan kita dengan kasih karunia, dan oleh karenanya kita harus hidup dengan kasih karuniaNya!)

 

3.       Bagaimanakah seharusnya kita mematikan hal-hal ini? Menurut Anda pendekatan praktis apakah yang disarankan Alkitab? (Ini kembali lagi ke Kolose 3:1-2 yang mengatakan kepada kita untuk menetapkan hati dan pikiran kita akan “perkara-perkara di atas,” gantinya akan hal-hal yang kita coba untuk matikan.)

 

        1. Dapatkah Anda mengendalikan pikiran atau hati Anda? (Ini adalah dimana kita secara khusus memerlukan pertolongan Roh Kudus.)

 

  1. Murka yang Akan Datang

 

    1. Baca Kolose 3:6. Mengapa hal-hal “duniawi” ini menjadi sebab murka Allah yang akan datang? (Mereka bertentangan dengan Kerajaan Allah, “perkara yang di atas.” Kita telah selamat! Mengapa kita harus melanjutkan dengan hal-hal yang akan menyebabkan orang jahat dibinasakan oleh Tuhan?)

 

    1. Baca Kolose 3:7-8. Kemaren, saya terlibat dalam pembicaraan serius dengan seorang kenalan yang mau mengubah saya menjadi Katolik. Dalam diskusi kami tentang doktrin-doktrin Gereja Katolik yang menghalangi saya menjadi seorang anggota, satu yang kami diskusikan adalah pandangan sederhana saya tentang kasih karunia. Kenalan saya mengutip Alkitab yang mengatakan kalau setan-setan juga percaya pada Yesus (Yakobus 2:19). Menurut Anda apakah daftar dari hal-hal yang harus kita tinggalkan dari hidup yang berhubungan dengan keselamatan? (Teman Katolik saya tidak memberikan kutipan selengkapnya dari Alkitab. Yakobus katakan setan-setan percaya “dan gemetar.” Dengan jelas, setan-setan tidak percaya dalam Yesus sebagai Juruselamat mereka. Daftar dalam Kolose adalah satu daftar “untuk dilakukan” bagi mereka yang telah selamat – untuk membawa perbuatan-perbuatan mereka sejalan dengan hubungan mereka yang baru dengan Yesus.)

 

    1. Baca Kolose 3:9-10. Sebelumnya kita telah mendiskusikan perlunya kuasa Roh Kudus untuk membawa pikiran-pikiran dan tindakan-tindakan kita sejalan dengan hidup baru kita. Alat apakah yang disebut ayat-ayat ini untuk menolong kita berubah menjadi peta dari Pencipta kita? (Pengetahuan. Belajar Alkitab penting agar perubahan-perubahan ini terjadi dalam hidup kita.)

 

      1. Menurut Anda mengapa ayat ini secara spesifik mengatakan dusta adalah satu permasalahan yang harus disingkirkan? (Pertimbangkan referensi tentang pengetahuan. Dusta secara spesifik melumpuhkan kemampuan kita untuk memiliki pemahaman yang benar akan banyak hal.)

 

    1. Baca Kolose 3:11. Apa lagi yang harus merubah hidup kita? (Kita harus menyingkirkan prasangka.)

 

      1. Ayat ini dengan jelas menunjuk pada prasangka rasial. Prasangka apa lagi yang dicakup oleh ayat? Prasangka jenis apa yang termasuk dalam “budak atau orang merdeka?” (Prasangka ekonomi. Prasangka golongan. Ini berlaku dua arah. Kita tidak boleh memiliki prasangka terhadap orang miskin. Kita tidak boleh memiliki prasangka terhadap orang kaya.)

 

    1. Baca Kolose 3:12. Anda mungkin menanyakan diri Anda apakah kita sudah melenceng dari topik penatalayanan. Apakah kebaikan-kebaikan ini memiliki hubungan dengan penatalayanan? (Mereka kelihatannya sebagai dasar emosional dari penatalayanan – belas kasihan, kebaikan, dan kerendahan hati.)

 

    1. Baca Kolose 3:13. Apakah ada hubungan antara pengampunan dan penatalayanan? (Anda akan kurang kecenderungan untuk menolong seseorang yang telah melakukan kesalahan-kesalahan. Saya tidak menyarankan kalau kasih yang “keras” tidak pernah menjadi jawaban, tetapi saya tahu Tuhan berulangkali mengampuni saya untuk dosa-dosa yang sama.)

 

    1. Baca Kolose 3:14. Apakah sikap utama yang membuat sikap-sikap yang lain bekerja bersama-sama? (Kasih.)

 

III.      Roh Kudus

 

    1. Baca Yohanes 14:16-17. Apakah satu bagian penting dari menghidupkan kehidupan yang baru dan meninggalkan kehidupan lama? (Roh Kudus hidup di dalam kita.)

 

    1. Baca Yohanes 16:7-13. Apakah kunci untuk satu perubahan hati dan pikiran kita sehingga memantulkan jenis karakter dan tindakan-tindakan yang kita tekuni dalam pelajaran ini? (Roh Kudus. Kita tidak dapat mengubah hati atau pikiran kita. Tetapi, Roh Kudus yang hidup didalam kita dapat.)

 

    1. Sahabat, maukah Anda mengubah fokus Anda ke masa depan dan hidup baru Anda dengan Yesus? Maukah Anda meminta Roh Kudus untuk hidup didalam Anda dan memungkinkan perubahan-perubahan ini? Mengapa tidak meminta pada Tuhan akan hal itu sekarang juga?

 

IV.      Minggu depan: Penata-penata Eden.