Pelajaran 10 Peran Penatalayanan

Indonesian
(Kejadian 1, Kolose 1, Yohanes 14, Wahyu 14)
Year: 
2018
Quarter: 
1
Lesson Number: 
10

Pendahuluan: Minggu ini saya menyimak satu pembahasan TED tentang kapitalisme. Pembicara mengatakan kapitalisme bukanlah satu teori politis atau semata satu filosofi ekonomi, itu adalah satu “sistim operasi.” Sama seperti telepon genggam Anda (atau komputer) mempunyai satu sistim operasi, pembicara berpendapat kalau kapitalisme adalah cara bagaimana beroperasinya kehidupan ekonomi yang berhasil. Contoh yang ia berikan adalah dua sistim ekonomi terbesar di dunia, Amerika Serikat dan Cina, yang memiliki sistim politik yang sama sekali berbeda, tetapi mempunyai sistim ekonomi kapitalis.  Pelajaran kita minggu ini mempertimbangkan apakah penatalayanan adalah “sistim operasi” dari kehidupan Kristen. Apapun pandangan spesifik Anda tentang doktrin, penatalayanan adalah alat ukur yang umum bagi keberhasilan orang-orang Kristen. Mari selami Alkitab dan temukan kalau Anda setuju!

 

  1.         Menciptakan Sistim Operasi

 

    1.        Baca Kejadian 1:26. Apakah prinsip operasi Allah bagi manusia pada mulanya? (Diciptakan menurut gambar and rupa Allah, mereka akan menjadi penguasa atas ciptaan.)

 

    1.        Baca Kejadian 1:27-28. Apakah Allah memerintahkan manusia untuk menjalankan wewenangNya untuk menguasai? (Ya. Allah mengatakan kepada kita untuk menguasai semua binatang dan menaklukkan bumi.)

 

    1.        Baca Kejadian 1:29-30. Jika pernyataan Allah berhenti di sini, menurut Anda apakah rencana Allah bagi hidup Anda? (Kita diciptakan untuk menguasai.  Itu artinya kita adalah penatalayan-penatalayan dunia dengan pendelegasian kekuasaan dari Tuhan.)

 

    1.        Baca Kolose 1:16-18. Dalam amanat penciptaan ini, posisi apakah yang diambil Tuhan? (Ia adalah segalanya. Kita adalah penguasa-penguasa dibawah otoritas Tuhan. “Segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.” Itu adalah petunjuk operasi bagi penatalayanan kita.)

 

      1.        Apakah judul ganjil, “yang pertama bangkit dari antara orang mati” katakan pada kita deskripsi tentang Tuhan? (Ini menggambarkan Yesus. Ia adalah Pencipta dan Ia adalah penguasa kepada Siapa kita memohon otoritas kita.)

 

    1.        Baca Kolose 1:19-23. Masalah apa yang timbul dalam kekuasaan kita yang telah Yesus perbaiki? (Kita telah berdosa. Itu menjauhkan kita dari Tuhan dan membuat kita menjadi musuhNya. Tetapi, Yesus mendamaikan kita kepada Tuhan melalui kehidupan dan kematianNya.)

 

      1.        Apa yang disarankan tentang situasi kita sekarang? (Dua hal. Pertama, kita telah dipulihkan kepada peranan “bagian dari penguasa” yang sama. Kedua, kita berterimakasih kepada Yesus akan pemulihan kita.)

 

      1.        Secara logis, dimanakah Yesus ditempatkan di dalam hidup kita? (Ia adalah pusat. Bukan saja Yesus adalah Pencipta yang membuat kita menyerupai Dia dan memberi kita satu peranan penguasa, tetapi Ia memulihkan kita kepada posisi itu dengan harga yang sangat mahal bagiNya. Ini membuat Yesus menjadi pusat dari semua yang kita buat.)

 

      1.        Bagaimana pentingkah untuk mengerti peranan kita di dalam dunia dengan menerima kisah Penciptaan di buku Kejadian?

 

  1.       Sistim Operasi Doktrin

 

    1.        Baca Yohanes 14:6. Apakah prinsip umum untuk datang kepada Tuhan? (Anda harus datang melalui Yesus.)

 

      1.        Kita adalah penguasa-penguasa kecil dibawah Yesus, dan berhutang pada Yesus akan posisi kita. Pemikiran luas apa yang Yohanes 14:6 tambahkan kepada peranan penguasa kita? (Yesus adalah satu-satunya sumber keselamatan kita. Bukan saja Ia telah memberikan posisi kita (penguasa), tetapi Ia memberikan keselamatan kita dan pemahaman kita akan Tuhan.)

 

      1.        Satu argumen umum adalah ada “banyak jalan” kepada Tuhan. Berdasarkan pada agama-agama lain yang saya ketahui, semua mereka memiliki sebagian kebenaran. Mazmur 19:1 katakan pada kita bahwa langit menceritakan kemuliaan Tuhan. Roma 1:19-20 katakan kalau sifat-sifat Allah nyata dari ciptaaan. Bagaimana ini sejalan dengan Yesus sebagai satu-satunya “jalan” kepada Tuhan? (Yesus menciptakan langit! Yesus menciptakan alam! Yesus mendamaikan manusia dengan Tuhan! Dari setiap sudut yang Anda pertimbangkan, Yesus sesungguhnya adalah “jalan dan kebenaran dan terang” dalam hal mencapai Tuhan.)

 

    1.        Baca Wahyu 14:6. Pekabaran apakah yang dibawa malaikat ini? (Injil kekal.)

 

    1.        Baca Wahyu 14:7. Siapakah yang kita harus sembah? (Kita baru saja membicarakan kalau Yesus adalah Pencipta, oleh karena itu ini adalah satu panggilan untuk menyembah Yesus.)

 

      1.        Perhatikan lagi, acuan kepada penciptaan di buku Kejadian. Apakah dasar bagi penyembahan kepada Yesus? (Kalau Ia adalah Pencipta. Mengakui evolusi meniadakan satu-satunya argumen paling penting bagi penyembahan Tuhan. Orang-orang Kristen yang menerima evolusi, tidak memahami strategi Setan dalam teori palsu ini.)

 

      1.        Sebagai penguasa-penguasa kecil atas bumi, apakah kewajiban penatalayanan kita terhadap pekabaran ini? (Malaikat katakan pada kita kalau “saat penghakimanNya telah tiba.” Itu berarti kalau kita mau mempertahankan penciptaan, kita perlu membagikan pekabaran penting untuk takut dan memuliakan Tuhan Pencipta kita.)

 

    1.        Baca Wahyu 14:8. Mengapa pernyataan ini penting? (“Babilon,” yang berusaha untuk menjauhkan kita dari Yesus dengan menyembah ilah-ilah lain, telah dikalahkan. Itu sudah “rubuh.”)

 

      1.        Apakah artinya itu sehubungan dengan kekuasaan Anda? (Itu aman! Anda dapat tetap menjadi seorang penguasa dan seorang penatalayan sepanjang Anda berada dipihak Tuhan.)

 

        1.        Apakah itu sesuatu yang harus Anda bagikan?

 

    1.        Baca Wahyu 14:9-10. Kalau Babilon sudah dikalahkan, apakah manusia masih bergabung dengan pihak yang kalah? (Satu pekabaran yang perlu kita promosikan adalah Yesus telah menang! Rupa-rupanya banyak orang tidak menyadari ini dan tetap bergabung dengan pihak yang kalah.)

 

      1.        Pilihan apakah yang dihadapi manusia? (Sembah Yesus, dan masuki satu-satunya jalan kepada Tuhan. Atau, sembah binatang.)

 

      1.        Apakah hasil akhir dari mereka yang menolak Yesus dan memilih untuk menyembah binatang? (Anda akan menerima kepenuhan murka Tuhan dan akan dibakar.)

 

    1.        Baca Wahyu 14:11. Apakah kedua pernyataan ini berhubungan? Apakah orang jahat sengsara tidak berkeputusan “siang atau malam” karena mereka disiksa dengan “api belerang?”

 

      1.        Ketika api membakar dengan baik, apakah mengeluarkan asap? (Dari pengalaman saya yang terbatas, asap paling banyak keluar ketika saya mencoba menyalakan api atau ketika saya mematikan api.)

 

      1.        Baca Kejadian 3:2-5. Kebohongan apakah yang dibuat ular tentang dosa dan kematian? (Ia katakan kalau dosa tidak berakibat kematian.)

 

      1.        Kalau pernyataan Setan tentang dosa tidak berakibat kematian adalah satu kebohongan, maka bagaimana mungkin orang jahat memiliki satu hidup kekal disiksa oleh api belerang? (Saya pikir buku Kejadian menghindari hubungan kedua konsep dalam Wahyu 14:11. Asap yang naik untuk selama-lamanya karena api mati – itu terus-menerus naik. Selama hidup, mereka yang menyembah binatang dan menolak Yesus tidak memiliki kedamaian. Mereka tersiksa.)

 

      1.        Ingat dua minggu lalu kita mempelajari 1 Korintus 9:7-9 dimana Paulus menggunakan akal sehat dan satu ayat Perjanjian Lama tentang ternak untuk berargumen kalau orang-orang Kristen harus menyokong pekerja-pekerja injil?  Haruskah kita menggunakan akal sehat untuk memahami pernyataan-pernyataan Tuhan akan nasib dari orang jahat? (Ya, jika dua arti alternatif memungkinkan.)

 

        1.        Jika Anda setuju kalau “ya” adalah jawaban yang benar, pikirkan  kejahatan yang paling menghebohkan yang dapat Anda ingat. Menurut pendapat Anda, apakah merupakah satu hukuman yang adil untuk membakar penjahat itu dengan belerang selamanya?

 

    1.        Baca Wahyu 14:12. Sikap seperti apakah yang kita perlukan pada hari-hari akhir? (Kesabaran! “Ketahanan bersabar.”)

 

      1.        Tindakan-tindakan dan sikap-sikap apa yang harus dipantulkan dalam penatalayanan kita? (Pertama dan paling penting, kita tetap setia kepada Yesus. Kita adalah penguasa-penguasa dibawah Dia, dan kita adalah penatalayan-penatalayan dari injilNya dan ciptaanNya. Kedua, kita menurut Tuhan. Kita memahami kalau Tuhan memberi hukum-hukumNya kepada kita untuk membuat hidup kita lebih baik.)

 

    1.        Sahabat, apakah Anda setuju kalau memahami hubungan kita dengan Yesus, mengerti kalau Ia adalah Pencipta dan Penebus kita, dan kalau Ia telah memberikan kita otoritas untuk menguasai, menunjukkan penatalayanan kita bagi Dia?  Kalau Anda setuju, mengapa tidak memutuskan hari ini untuk menerima peranan Anda sebagai penguasa, dan melayani dan menyembah Yesus?

 

  1.      Minggu depan: Hutang – Satu Keputusan Setiap Hari