Berbagai Peristiwa Akhir Jaman
(1 Tesalonika 5:1-11)
Indonesian
Year:
2012
Quarter:
3
Lesson Number:
9
Pendahuluan: Kita akhiri pelajaran kita minggu yang lalu dengan penjelasan indah Paulus akan Kedatangan Yesus Keduakali dan mengajarkan “untuk saling menguatkan dengan firman ini”. Sesudah mendengar kabar indah tentang akan kembalinya Yesus, dan ia akan menyelamatkan mereka yang hidup dan sudah mati, pertanyaan berikut adalah, “Kapan”? Kapankah Yesus akan datang kembali? Mari masuki pelajaran Alkitab kita karena kita semua ingin tahu akan hal ini!
- Kapan?
- Baca 1 Tesalonika 5:1. Apa yang Paulus bicarakan? Tepatnya hal inilah yang ingin kita ketahui! Mengapa Paulus mengelak pertanyaan berikut dengan mengatakan “kita tidak perlu menuliskan kepada Anda” tentang kapan waktunya?
- Baca 1 Tesalonika 5:2. Apa pendapat Anda dengan jawaban ini? (Paulus katakan ia tidak perlu mengatakan kepada kita kapan saatnya Kedatangan Kedua karena kita tahu kalau kita akan dikejutkan.)
- Saya tidak tahu dengan Anda, tetapi saya ingin tahu kapan, dimalam hari, pencuri akan mendatangi saya! Bukankah Anda akan setuju kalau saat kedatangan pencuri adalah hal yang perlu Anda ketahui? (Pikirkan hal ini sesaat. Anda mau mengenyahkan pencuri karena Anda tahu ia mempunyai pikiran membahayakan. Apakah Kedatangan Yesus yang Kedua seperti polisi yang bersembunyi dengan radar untuk mencatat kecepatan kita berkendaraan? Kalau Anda tidak menyetir melebihi batas kecepatan Anda tidak perlu khawatir akan polisi yang bersembunyi, bukan?)
- Baca Kisah 1:6-7. Apakah ini pertanyaan yang populer? Apakah jawab Yesus? (Seperti Paulus! Yesus katakan kita tidak perlu tahu.)
- Baca 1 Tesalonika 5:3. Siapa yang perlu tahu akan waktunya? (Mereka yang binasa. Mereka yang menyangkal akan datangnya penghakiman.)
- Paulus memilih gambaran yang sangat aneh untuk menjawab kalau Kedatangan Kedua merupakan sesuatu yang mengejutkan. Apakah wanita hamil benar-benar terkejut dengan sakitnya melahirkan? Oh, saya baru saja melahirkan! Hal yang tidak diduga!
- Kalau saya yang menuliskan hal ini, saya akan katakan, “Sama seperti seorang yang berjalan kaki dan tewas kejatuhan meteor, demikian juga kebinasaan orang jahat pada Kedatangan Kedua”. Menurut Anda mengapa Paulus memilih gambaran dia dan bukan yang saya berikan? (Karena bukanlah kejutan total. Paulus katakan kalau kita tidak perlu tahu hal rinci, dan orang akan menyangkal, tetapi kita diberikan peringatan akan mendekatnya Kedatangan Kedua.)
- Siaga
- Baca 1 Tesalonika 5:4. Apakah perbedaan antara orang beriman dan dunia sehubungan dengan saat Kedatangan Kedua? (Paulus katakan kita tidak dalam kegelapan, kita tidak terkejut.)
- Bagaimana Anda menjelaskan kontradiksi antara 1 Tesalonika 5:2 (“kamu sendiri tahu benar-benar” Yesus akan datang seperti pencuri dimalam hari) dan 1 Tesalonika 5:4 (“kamu tidak hidup dalam kegelapan” dan tidak perlu terkejut)? Apakah Yesus akan datang seperti pencuri di malam hari atau tidak? (Kembali lagi pada wanita hamil. Paulus katakan kalau kita berjaga-jaga, kita tidak akan terkejut – walaupun hal itu mengejutkan dunia. Bagaimanapun, kita menghadapi fakta kalau Paulus dan Yesus katakan kalau kita sesungguhnya tidak perlu tahu saat tepatnya.)
- Baca 1 Tesalonika 5:5-6. Apakah kunci menantikan pencuri dimalam hari supaya kita tidak terkejut, walaupun kita tidak tahu dengan tepat kapan waktunya? (Masalah dengan pencuri di malam hari adalah kegelapan (sehingga sulit untuk melihat) dan kita tidur (kita memiliki tingkat kewaspadaan yang rendah). Paulus katakan hidup seakan dihari terang dan pelihara kewaspadaan pada tingkat tinggi.)
- Baca Lukas 21:34-36. Ketika Paulus berbicara tentang terang, siang, malam, tidur dan mabuk, ia berbicara secara umum. Mengenai yang jelas kelihatan dan yang tersembunyi. Apa yang Yesus katakan menjadi penghalang untuk melihat dengan jelas? Penghalang-penghalang untuk menjadi dalam terang dan kesiagaan? (Kekhawatiran dalam hidup yang menyebabkan kita berpaling dari kenyataan.)
- Perkiraan saya sebagian besar pembaca pelajaran ini tidak selalu dalam mabuk. Tahukah Anda mengirim sms pada saat mengemudi sama dengan mabuk pada saat mengemudi – sehubungan dengan kewaspadaan pengemudi? Bagaimana dengan sms, surfing Internet, dan menonton televisi sementara kita hidup? Apakah ini membuat kita kurang siaga akan kenyataan? Apakah kita teralih dari apa yang terjadi di sekeliling kita?
- Bagaimanakah Anda menangani kekhawatiran? Apakah Anda coba untuk mengalihkan diri Anda atau berpaling pada Allah untuk minta tolong?
- Bagi sebagian besar orang Amerika, “penghakiman” datang dalam bentuk surat pelanggaran kecepatan (atau surat pelanggaran lain). Pikirkan surat pelanggaran Anda yang terakhir, apakah Anda waspada atau sedang teralih perhatian ketika polisi menyuruh Anda berhenti? (Paulus dan Yesus katakan untuk tidak menghidupkan kehidupan yang teralih. Perhatikan dengan seksama hal-hal Ilahi dan perhatikan tanda-tanda KedatanganNya Yang Kedua.)
- Baca 1 Tesalonika 5:7. Apakah Anda menghabiskan waktu siaga Anda di malam hari atau siang hari? Menurut Anda apakah itu mempengaruhi tingkah laku Anda
- Baca 1 Tesalonika 5:8. Paulus sekali lagi menggunakan gambaran yang menarik. Apakah gunanya baju zirah dan ketopong? (Melindungi Anda dari serangan.)
- Bagaimanakah iman, kasih dan pengharapan melindungi kita dari serangan? (Ingat kalau masalahnya, menurut Yesus, dialihkan oleh kecemasan. Iman, kasih dan pengharapan melindungi dari kecemasan. Iman, kasih dan pengharapan menolong kita untuk tidak dialihkan oleh dunia.)
- Bagaimanakah “mengendalikan diri” memainkan peranan untuk tidak teralihkan? (Kalau Anda mau menghindari dialihkan oleh masalah hidup, perhatikan berapa banyak masalah yang Anda hadapi karena perbuatan Anda! Sedikit pengendalian diri mempunyai dampak besar dalam hidup yang lebih damai.)
- Baca 1 Tesalonika 5:4. Apakah perbedaan antara orang beriman dan dunia sehubungan dengan saat Kedatangan Kedua? (Paulus katakan kita tidak dalam kegelapan, kita tidak terkejut.)
- . Menghindari Murka
- Baca 1 Tesalonika 5:9-10. Apakah yang Allah maksudkan bagi kita? (Keselamatan, bukan murka.)
- Baca kembali 1 Tesalonika 5:10. Menurut ayat ini, untuk hidup dengan Allah, apakah ada bedanya kalau kita sadar atau tidur? (Ayat ini dengan jelas mengatakan, “tidak”, tidak ada bedanya.)
- Apakah artinya?
- Saya melihat beberapa terjemahan untuk memastikan kalau NIV unik dalam menyampaikan kita hidup dengan Allah pada saat kita sadar atau tidur. NIV dalam hal ini tidak unik. Menurut saya ada tiga cara untuk mengerti hal ini:
- Yesus mati untuk semua baik mereka yang dalam kegelapan atau dalam terang.
- Kita diselamatkan oleh kasih karunia, entah kita tidur atau terjaga, kita selamat. Bedanya orang yang terjaga tidak akan terkejut oleh Kedatangan Kedua.
- Terjemahan NLT melihat kembali pada diskusi dari pelajaran sebelumnya tentang apa yang terjadi pada orang Kristen yang meninggal sebelum Kedatangan Kedua dan mengatakan kita diselamatkan oleh Yesus baik kita “hidup atau mati”.
- Menurut Anda penjelasan mana (atau beberapa) memberikan pengertian yang benar akan hal ini? (Kita sudah membicarakan kalau orang Tesalonika memiliki masalah dosa yang serius. Paulus menyebut mereka (v. 5) “semua anak-anak terang”. Saya pikir itu adalah pekabaran kasih karunia. Seperti orang Tesalonika yang memilih Allah, kita bergumul dengan dosa tanpa kehilangan keselamatan kita. Walaupun demikian, Paulus katakan mereka yang “berada dalam gelap” (v. 5) tidak saja akan terkejut, tetapi “kebinasaan akan datang kepada mereka dengan tiba-tiba” (v. 3), saya tidak mengartikan ayat 10 mengatakan mereka yang tidur, dan berada dalam kegelapan, akan diselamatkan.)
- aca 1 Tesalonika 5:11. Minggu lalu ketika Paulus katakan kepada kita tentang Kedatangan Kedua, dan mereka yang percaya dalam Yesus, baik yang masih hidup atau sudah mati, akan ke sorga dengan Dia, ia akhiri dengan “saling menguatkan dengan firman ini” (1 Tesalonika 4:18). Paulus tidak perlu menjelaskan mengapa ini kabar yang menguatkan. Jelaskan mengapa 1 Tesalonika 5:11 adalah kabar yang menguatkan? (Ayat-ayat yang kita pelajari dalam pelajaran ini adalah inti dari injil! Yesus mati untuk memberikan mereka yang baik dan jahat kemungkinan untuk selamat. Kalau kita memilih menjadi anak-anak terang, dengan menerima kasih karunia, maka kita tidak akan dikejutkan oleh Kedatangan Kedua dan kita tidak akan dibinasakan olehnya!)
- ahabat, apakah Anda dikuatkan oleh pekabaran itu? Kalau Anda belum memberikan hati Anda pada Yesus, dan memilih untuk menjadi anak terang, maukah Anda melakukannya sekarang? Mengapa harus terjekut dan binasa waktu Yesus kembali?
- Minggu Depan: Kehidupan Gereja
