Pelajaran 11 Yang Terpilih

Indonesian
(Roma 10-11)
Year: 
2017
Quarter: 
4
Lesson Number: 
11

Pendahuluan: Dalam banyak hal Injil Yesus adalah sangat berbeda dari budaya tradisional. Kerja keras, berdikari, mendapatkan penghargaan untuk mau melakukan hal-hal benar walaupun Anda salah – semuanya ini bertentangan dengan pelajaran kita hari ini sehubungan dengan keselamatan. Mari selami pelajaran kita tentang buku Roma dan lihat kalau kita dapat mengerti dengan lebih baik pekabaran Tuhan bagi kita tentang keselamatan!

 

 

  1. Injil yang Benar

 

    1. Baca Roma 10:1-4. Dapatkah Anda tekun (bekerja keras) bagi Tuhan dan tetap tidak selamat? (Rupanya.)

 

      1. Apa lagi, tambahan dari kerja keras, yang diperlukan? (Pengetahuan. Ini adalah kabar buruk bagi mereka yang tidak memperdulikan untuk memperoleh injil dengan benar.)

 

      1. Mari yakinkan kita mengerti ini dengan benar. Paulus katakan pada kita kalau percaya dalam pekerjaan Yesus bagi kita adalah kunci kepada kebenaran. Bekerja keras bagi Tuhan, digabung dengan satu salah pengertian akan injil adalah jalan menuju kesesatan. Apakah itu benar? Apakah Anda mengenal orang yang berada di jalan itu?

 

      1. Lihat kembali Roma 10:4. Apa yang Paulus maksudkan ketika ia katakan kalau Yesus adalah “kegenapan dari hukum?” (Yesus mengakhiri kutukan dari hukum. Itulah sebabnya mereka yang percaya dalam Yesus selamat, dan mereka yang percaya kalau mereka harus memelihara Sepuluh Hukum (dan semua hukum yang lain) sebagai cara bagi mereka untuk selamat akan binasa. Mengapa mereka binasa? Mereka tidak menerima apa yang Yesus telah perbuat dan oleh karenanya kutukan dari hukum berlaku bagi mereka.)

 

    1. Baca Roma 10:5. Apakah Anda pernah mempercayai ini? Kalau mereka yang adalah orang-orang Kristen yang sesungguhnya menurut hukum dan dengan demikian menunjukkan kalau mereka adalah benar? Apakah Anda masih mempercayainya?

 

    1. Baca Roma 10:9-12. Apakah resep sesungguhnya bagi keselamatan? (Mengakui kalau Yesus adalah Tuhan dan percaya kalau Tuhan membangkitkan Yesus dari kematian.)

 

      1. Saya tanyakan Anda dua pertanyaan. Dapatkah ini lebih diperjelas?  Apakah Anda mempercayainya?

 

      1. Mari lihat kembali Roma 10:11. Apakah Anda masih khawatir akan sisi penurutan dari seorang Kristen? Jika demikian, menurut Anda apakah artinya ini? (Jika kita percaya Yesus, kita akan menurut Dia. Ini mengajarkan kita kalau penurutan kepada hukum Tuhan menjauhkan kita dari rasa malu. Hubungan kita dengan Tuhan memiliki aspek keselamatan (percaya dan mengakui) dan aspek mempraktekkan dalam hidup (menurut dan hidup lebih baik).)

 

  1. Kesempatan Kita

 

    1. Baca Roma 10:14-15. Apakah kewajiban kita sehubungan dengan pekabaran injil ini? (Untuk mengabarkan kepada orang lain agar mereka mendengar dan mengerti!)

 

    1. Baca Roma 10:16-18. Akankah semua yang mendengar injil menerimanya?

 

      1. Perhatikan kalau Roma 10:18 adalah satu kutipan dari Mazmur 19:4. Apakah Anda ingat “suara” apa dalam Mazmur 19? (Baca Mazmur 19:1-4. Langit bukan saja menceritakan kemuliaan Tuhan, tetapi Paulus katakan pada kita kalau langit menyatakan tentang Yesus.)

 

        1. Menurut Anda mengapa itu benar?

 

C.       Baca Roma 10:19-21. Apakah bangsa Israel, yang telah mendengar injil, tidak mengerti injil? (Jawaban yang tersirat adalah bangsa Israel mengerti, dan mereka menolak pekabaran karena mereka memilih untuk menjadi “satu bangsa yang tidak taat dan yang membantah.”)

 

      1. Bukankah “bangsa yang tidak taat dan yang membantah,” satu sebutan yang ganjil bagi orang yang menolak pembenaran oleh iman?  Bukankah mereka ini berusaha memelihara hukum? (Mereka tidak taat dan membantah karena mereka menolak Yesus dan pekerjaanNya bagi mereka.)

 

      1. Perhatikan kalau ayat-ayat ini menyebutkan bangsa Israel menjadi “cemburu” dan “marah.” Mengapa demikian? (Mereka yang tidak dipilih untuk menjadi jurukabar-jurukabar Tuhan percaya dalam Yesus.)

 

        1. Apakah itu masih berlaku sekarang ini – kalau mereka yang menekankan penurutan akan hukum sebagai jalan keselamatan cemburu dan marah kepada mereka yang diselamatkan hanya oleh karunia?

III.      Yang Terpilih

 

    1. Baca Roma 11:1-4. Akankah kita tahu berapa banyak orang yang tetap setia kepada Tuhan ditengah-tengah penganiayaan?

 

    1. Baca Roma 11:5-6. Menurut Anda mengapa Paulus membandingkan mereka yang percaya akan keselamatan oleh karunia semata dengan mereka yang selamat dari penganiayaan?

 

      1. Mengapa Paulus membandingkan mereka yang mempromosikan keselamatan oleh perbuatan dengan mereka yang “sujud menyembah Baal?” (Itu masuk diakal karena menyembah berhala adalah menyembah apa yang Anda buat – yang mana secara logika sama dengan “menyembah” penurutan Anda kepada hukum.)

 

    1. Baca Roma 11:7-10. Siapakah yang “terpilih” disini? (Bukan mereka yang tadinya terpilih, Israel, tetapi gantinya orang-orang bukan Yahudi yang tadinya tidak dipilih menjadi umat Tuhan untuk mengabarkan injilNya.)

 

      1. Mengapa Tuhan mencegah orang dari memahami injil? (Baca Roma 11:11-12. Saya tidak mengerti dengan persis apa yang dituliskan Paulus, tetapi apa yang jelas adalah bangsa Israel dapat diselamatkan - dan sesungguhnya, injil disampaikan kepada orang-orang bukan Yahudi adalah satu cara untuk melakukan ini.)

 

    1. Baca Roma 11:13-16. Apakah pengharapan Paulus bagi bangsa Yahudi? (Mereka menjadi cemburu akan apa yang Tuhan lakukan melalui orang-orang yang bukan Yahudi dan akan menerima iman dalam Yesus.)

 

      1. Mari kembali sejenak kepada diskusi kita tentang Tuhan memberikan satu “roh tidur nyenyak” (Roma 11:8) kepada bangsa Israel.  Apakah bangsa Yahudi melakukan peranan mereka untuk mengabarkan Tuhan kepada dunia? (Tidak. Secara umum, mereka gagal untuk mengerti hubungan antara pelayanan kaabah dan misi dan pekabaran Yesus.)

 

        1. Kalau Tuhan tidak melakukan apapun, apa yang akan menjadi hasilnya? (Misinya akan gagal.)

 

        1. Gantinya, mereka yang “dibutakan” akan kebenaran menganiaya mereka yang menerima Yesus. Penganiayaan yang terjadi membuat orang-orang Yahudi yang percaya tersebar ke seluruh dunia. Apakah ini membuat Paulus’s “tidur nyenyak” dan komentar “mereka tidak dapat melihat” masuk diakal bagi Anda?

 

    1. Baca Roma 11:17-21. Dosa apakah yang Paulus terangkan yang harus kita hindari? (Bermegah.)

 

      1. Paulus katakan pada kita kalau kita harus takut akan apa yang Tuhan akan lakukan. Mengapa? Bukankah kita telah mendiskusikan kasih dan kemurahan Tuhan yang begitu besar terhadap kita? (Itu kelihatan sebagai maksudnya, kita tidak dapat bermegah karena kemurahan adalah satu karunia. Kalau kita ajarkan harus ada perbuatan-perbuatan untuk mendapatkan karunia, maka kita dapat “dipatahkan” sama seperti orang Yahudi dipatahkan dari melakukan pekerjaan mengabarkan karunia dari Yesus.)

 

    1. Mari kita melompat ke bawah beberapa ayat. Baca Roma 11:25-27. Nubuatan apakah yang dibuat Paulus tentang masa depan Israel? (Akan ada saatnya Israel akan menerima Yesus.)

 

    1. Baca Roma 11:28-32. Bagaimana Tuhan telah “mengurung semua orang dalam ketidaktaatan?” (Kita semua adalah orang-orang berdosa. Sesudah keputusan dari Adam dan Hawa, kita dilahirkan dengan satu sifat alami berdosa. Tuhan telah menunjukkan kemurahan bagi kita semua.)

 

      1. Pokok lain apa yang Paulus buat dalam ayat-ayat ini? (Fakta kalau bangsa Yahudi berpaling dari panggilan Tuhan menyatakan fakta kalau kita semua adalah orang-orang berdosa dan Tuhan tetap menawarkan kemurahanNya bagi kita semua.)

 

    1. Baca Roma 11:33-36. Sementara kita mendiskusikan Roma 11, apakah Anda mengalami kesulitan memahami semua yang telah dituliskan Paulus? Bagaimanakah kutipan-kutipan dari Yesaya 40:13 dan Ayub 41:11 menolong untuk menjelaskan kesulitan kita? (Sementara Tuhan mau kita untuk mempelajari firmanNya untuk mengenali Dia dengan lebih baik, ada satu saat dimana kita berkata “Saya tidak yakin kalau saya mengerti. Tuhan adalah Tuhan dan saya bukan.” Pada saat itu, jawaban kita haruslah semata karena kita percaya Tuhan.)

 

  1. Sahabat, pekabaran Paulus minggu ini adalah pekabaran injil itu mudah. Keselamatan didapat dengan mengakui kalau Yesus adalah Tuhan dan percaya kalau Tuhan membangkitkan Yesus dari kematian.  Kalau kita membuatnya menjadi rumit, dan dengan sombong menuntut lebih daripada itu, maka kita ada dalam bahaya fatal menjadi terbuang, seperti Israel.  Bahkan jika Anda telah membuat injil menjadi rumit di masa lalu, kabar baiknya adalah Tuhan masih mengulurkan tanganNya kepada Israel, dan Ia mengulurkan tanganNya kepada Anda.  Maukah Anda kembali kepada pekabaran sederhana dengan keselamatan melalui iman semata?

 

IV.      Minggu depan: Mengalahkan Kejahatan Dengan Kebaikan.