Lesson 8 Setan, Musuh yang Sudah Dikalahkan

Indonesian
(Wahyu 12)
Year: 
2019
Quarter: 
1
Lesson Number: 
8

Pendahuluan: Saya tidak suka kalah! Pengacara tidak seharusnya terlibat secara pribadi dalam kasus-kasus mereka. Gantinya, pengacara seharusnya melakukan tugas terbaik dalam memberikan bukti, dan seorang hakim memutuskan siapa yang benar. Karena hampir semua kasus-kasus saya adalah membela kebebasan beragama atau kebebasan berbicara dari klien-klien saya, saya menangani menang atau kalah secara pribadi. Mengapa? Karena hasilnya tidak saja mempengaruhi klien saya, itu mempengaruhi kebebasan dari banyak orang yang lain. Itulah satu alasan mengapa saya senang saya adalah seorang pemenang dalam pertempuran puncak kebebasan beragama! Setan akan dikalahkan! Mari selami Alkitab kita dan pelajari kekalahan itu!

 

  1.         Perempuan Berselubungkan Matahari

 

    1.        Baca Wahyu 12:1. Siapakah perempuan ini? Dalam sejarah, kita temukan orang-orang kafir yang menyembah matahari. Apakah ia seorang penyembah matahari? (Baca Wahyu 19:7, Wahyu 21:9, dan Kidung Agung 6:10. Perempuan ini melambangkan Gereja, ia menggambarkan umat Tuhan. Gereja adalah pengantin wanita Tuhan. Perjanjian Lama memiliki sejumlah referensi menggambarkan umat Tuhan sebagai istriNya.)

 

    1.        Baca Wahyu 12:2 dan Wahyu 12:5-6. Siapakah yang dilahirkan perempuan ini? (Yesus!)

 

      1.        Pada awalnya ini mungkin kelihatannya seperti melakukan beberapa hal pada saat yang sama: kita adalah pengantin dan ibu Yesus. Tetapi, lihat lagi dengan lebih seksama. Jika Gereja di dunia adalah pengantin wanita Tuhan, dan Yesus lahir dari seorang perempuan bernama Maria, maka Allah Bapa dan Yesus sebagai Anak memenuhi gambaran ini dengan sempurna dan konsisten.)

 

  1.       Naga Merah Padam Bertanduk dan Bermahkota

 

    1.        Baca Wahyu 12:3 dan Wahyu 12:7-9. Siapakah naga ini? (Wahyu menyebutnya Setan.)

 

    1.        Naga ini besar dan memiliki tujuh kepala. Mengapa tujuh kepala?  Kita memiliki tujuh jemaat, tujuh meterai, tujuh sangkakala, dan Sabat hari ketujuh. Mengapa Setan memiliki tujuh kepala? (Dalam banyak hal Setan meniru Tuhan. Ia memiliki tiruan dari banyak prinsip-prinsip dan hal-hal kepunyaan Tuhan.)

 

    1.        Baca Wahyu 12:4. Dalam pelajaran-pelajaran yang lalu saya sering berbicara tentang tanda-tanda Tuhan di galaksi. Apakah ini bintang-bintang yang sesungguhnya? (Tidak. Ini dipahami sebagai malaikat-malaikat yang melayani di sorga dan bukan bintang-bintang sesungguhnya. Ingatlah hal ini ketika kita mendiskusikan hal-hal yang kelihatannya terjadi di galaksi.)

 

      1.        Renungkan ini sejenak. Anda dan saya lahir dengan kecenderungan untuk berdosa. Sifat alami kita adalah penuh dosa. Malaikat-malaikat di sorga diciptakan sempurna. Sifat alami mereka seharusnya benar. Betapa cerdas, trampil dan liciknya Setan? (Mungkin itu sebabnya ia memiliki “tujuh” kepala – untuk menggambarkan kepintarannya.)

 

        1.        Apakah Anda mengenal seseorang yang sangat pintar, tetapi karena kehidupan penuh dosa kelihatannya kehilangan kepintaran itu? Apakah Anda mengenal orang dengan emosi-emosi jahat yang menyebabkan mereka melakukan hal-hal bodoh? (Dugaan saya adalah Setan telah kehilangan sebagian dari kepintarannya. Emosi-emosi jahatnya mungkin menguasai sebagian besar waktu.)

 

  1.      Naga Pendakwa

 

    1.        Baca Wahyu 12:10. Apa yang Setan lakukan terhadap Anda? (Ia mendakwa Anda.)

 

      1.        Apakah dakwaannya benar? (Hampir dipastikan.)

 

      1.        Disini dikatakan kalau Setan mendakwa Anda di hadapan Allah, apakah Setan juga menyalahkan Anda akan dosa-dosa yang sudah Anda akui?

 

    1.        Baca Wahyu 12:11. Apa yang Yesus lakukan bagi Anda? (Ia mengangkat dosa-dosa Anda dengan pengorbananNya di salib. Nyatakan ini jika Setan menyalahkan Anda!)

 

      1.        Bagian akhir dari Wahyu 12:10 katakan kalau Setan telah “dilemparkan ke bawah.” Bagaimana kita menang? (Tuhan menang. Tetapi, kita juga. Satu elemen dari kemenangan ini adalah kita “mengalahkan dia” oleh kasih karunia dan elemen lain adalah “perkataan kesaksian mereka.”)

 

        1.        Apakah arti dari perkataan kesaksian mereka? (Kesaksian adalah memberikan bukti akan sesuatu. Apa yang kita katakan dan lakukan memberikan bukti bagi pihak Tuhan dalam pertempuran.)

 

      1.        Perhatikan sikap selebihnya dari mereka yang mengalahkan: mereka tidak terlalu mengasihi diri mereka sehingga mereka menghindar dari maut. Dalam prakteknya, apakah artinya ini? (Mereka bersaksi tentang Yesus bahkan jika itu memberi resiko akan hidup mereka.)

 

        1.        Bandingkan sikap Anda. Apakah Anda menghindar berdiri bagi Yesus karena itu dapat merusak reputasi, pekerjaan, atau kenyamanan Anda?

 

    1.        Baca Wahyu 12:12. Apakah peperangan telah berakhir? Apakah kita sekarang ini hidup dalam lingkungan yang salah? (Sorga bersuka ketika Setan dilempar keluar, tetapi ia pindah ke dunia kita dan dengan kegeraman dahsyat.)

 

    1.        Baca Wahyu 12:13. Apakah urutan pertama dalam pekerjaan Setan setelah ia dilempar ke dunia? (Memburu wanita yang baru saja melahirkan.)

 

      1.        Apakah artinya itu? (Baca kembali Wahyu 12:5. Ini apa yang telah kita pelajari sebelumnya. Perempuan itu adalah gereja Tuhan, umatNya. Anak laki-laki itu adalah Yesus.)

 

    1.        Baca Wahyu 12:14-16. Ini adalah masa yang sama yang telah kita diskusikan sebelumnya. Apakah naga itu membinasakan perempuan itu? (Tidak.)

 

      1.        Mengapa tidak? (Ia diberikan “dua sayap” dan ia ditolong oleh “bumi.”)

 

      1.        Menurut Anda apakah artinya itu? (“Dua sayap” kedengarannya seperti pertolongan ajaib. “Bumi” kedengaran sepertinya perempuan itu mendapatkan perlindungan melalui lokasi geografi.  Sama seperti dua sayap yang membawanya ke padang gurun, maka ini pastilah satu tempat aman secara geografis.)

 

    1.        Baca Wahyu 12:17. Bagaimanakah perasaan naga akan kelepasan ini? (Ia marah.)

 

      1.        Apakah akibat dari kemarahan ini? (Ia memerangi umat Tuhan.)

 

      1.        Apakah Anda menghadapi kesulitan-kesulitan? Bagaimanakah peperangan Setan terhadap umat Tuhan mempengaruhi Anda?

 

    1.        Mari lihat kembali bagian akhir dari Wahyu 12:17. Sudahkah Anda tanyakan diri Anda kalau Anda adalah bagian dari umat Tuhan?

 

      1.        Bagaimanakah ayat ini menerangkan umat Tuhan? (Mereka menuruti hukum-hukum Tuhan dan memiliki kesaksian Yesus.)

 

        1.        Apakah referensi menuruti hukum-hukum Tuhan mengartikan kalau mereka ini adalah orang-orang sempurna? (Karena kita semua tidak sempurna, itu pasti diartikan kalau mereka menurut Tuhan dengan serius.)

 

        1.        Apakah artinya untuk “memiliki kesaksian Yesus?”

 

    1.        Baca Wahyu 19:10. Disini dikatakan “kesaksian Yesus adalah roh nubuat.” Saya sering melihat kedua ayat ini digandeng dan kemudian disimpulkan kalau gereja Anda memiliki seorang nabi, Anda termasuk. Apakah itu satu kesimpulan yang masuk diakal? Bagaimana jika nabi Anda meninggal 100 tahun yang lalu dan Yesus belum datang juga? Haruskah ini dimengerti sebagai Anda berpegang pada roh dari satu nabi itu?

 

    1.         Baca Yoel 2:30-31. Nubuatan Yoel ini mencakup masa kapan? (Masa akhir jaman.)

 

    1.        Baca Yoel 2:28-29.  Ini adalah ayat-ayat sebelumnya. Apa yang Yoel katakan tentang Roh sehubungan dengan nubuatan di akhir jaman? (Tuhan akan mencurahkan RohNya ke atas “semua manusia.”  Seorang nabi mungkin menjadi bagian dari penggenapan, tetapi jika Anda pikir seorang nabi cukup, Anda mengabaikan keduanya Yoel dan Paulus. Lihat, contohnya, 1 Korintus 14:1 dimana Paulus ajarkan kalau banyak yang harus memiliki roh bernubuat.)

 

    1.        Mari kembali dan lihat sekali lagi Wahyu 12:17. Apakah “hal utama” selama hidup keduabelas rasul-rasul sesudah kematian Yesus? (Pertanyaan apakah Yesus seorang Mesias? Apakah Ia Tuhan? Apakah Ia mempraktekkan kehidupan sempurna, mati bagi kita, dan bangkit kepada hidup kekal untuk melayani bagi kita?)

 

      1.        Kalau itu adalah hal utama, apa yang dsarankan sebagai arti dari memiliki “kesaksian Yesus?” (Itu menunjukkan kepada kasih karunia – membasuh jubbah kita didalam darah anak domba. Orang-orang yang menjadi sasarah amarah Setan adalah mereka yang melakukan perintah-perintah Tuhan dengan sesungguhnya dan bergantung pada Yesus bagi keselamatan mereka.)

 

      1.        Haruskah Anda berdoa bagi Roh Kudus untuk datang dengan kuasa dan menyirami segenap anggota-anggota jemaat Anda?

 

    1.        Sahabat, maukah Anda terhitung sebagai bagian dari umat tuhan? Mengapa tidak memutuskan hari ini, dengan kuasa Roh Kudus, untuk berusaha hidup sesuai dengan perintah-perintah tuhan dan menyebut nama Yesus bagi keselamatan Anda? Berdoa bagi Roh Kudus untuk datang dengan kuasa!

 

  1.       Minggu depan: Setan dan Sekutu-sekutunya.