Matius 24 dan 25

Indonesian
(Matius 24)
Year: 
2018
Quarter: 
2
Lesson Number: 
7

Pendahuluan: Apakah saudara ingin mengetahui kapan Yesus akan datang kembali? Murid-murid Yesus ingin mengetahuinya! Permasalahan yang mereka hadapi adalah bahwa mereka bukanlah pengacara handal yang dapat merancang pertanyaan jelas tentang akhir zaman. Yesus, tanpa diragukan, mengerti kebingungan mereka tentang kedatanganNya yang kedua kali. Namun, untuk bebeberapa alasan Ia membiarkan mereka dalam kebingungan. Masalah lain yang dihadapi murid-murid adalah gagasan yang berprasangka. Pada minggu ini kita akan mempelajari komentar Yesus perihal akhir zaman untuk melihat apa yang kita tahu. Kita akan melihat apakah kita dapat mengenyampingkan gagasan prasangka kita. Mari kita menyelam ke dalam pelajaran kita!

 

  1.        Pertanyaan yang membingungkan

 

    1.        Baca Matius 24:1-2. Apa yang ada dalam pikiran saudara jika saudara adalah murid-murid Yesus? (Ini dapat merupakan tragedi terburuk yang dapat dibayangkan mereka. Bangsa mereka akan dihancurkan. Tempat perbaktian mereka yang indah akan diruntuhkan. Kejadian ini telah terjadi sebelumnya ketika orang Babilonia menghancurkan Yerusalem. Hidup mereka tidak akan pernah sama kembali.

 

    1.        Baca Matius 24:3. Bagaimana pengertian saudara atas pertanyaan ini? Apakah ini berupa satu pertanyaan atau dua bahkan lebih? (Saya yakin bahwa para murid masih dalam keadaan terguncang, sehingga kemungkinan mereka tidak dapat berpikir secara jelas. Terdapat tiga pertanyaan disini: 1) Kapankah kaabah akan diruntuhkan? 2) kapankah kedatangan Yesus yang kedua? 3) kapankah akhir zaman? Untuk yang terakhir, menurut saya pertanyaan mereka adalah kapankah akhir dari peradaban.)

 

      1.        Apakah ketiga pertanyaan yang terpisah ini juga ada dalam pikiran saudara? (Menurut saya ini terdiri dari tiga pertanyaan terpisah, namun para murid berpikiran bahwa ini terdiri dari satu pertanyaan. Mereka menggabungkan ketiganya menjadi satu.)

 

  1.       Sebuah Jawaban

 

    1.        Baca Matius 24:4. Apakah pernyataan kekhawatiran Yesus (bahwa mereka akan dikelabui.)

 

      1.        Mengapa Yesus tidak berkata, “Tunggu, saudara telah menanyakan tiga pertanyaan kepadaKu?”

 

      1.        Apakah kebingungan dan dikelabui memiliki persamaan?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

        1.        Yesus secara terang-terangan mengasihi mereka. Menurut saudara mengapa Ia menjawab demikian? (Untuk beberapa alasan Yesus tidak menginginkan mereka memiliki kejelasan sempurna terhadap masa mendatang. Pada saat yang sama, Ia tidak menginginkan kurangnya kejelasan mereka mengakibatkan pengelabuan. Dari kenyataan ini kita perlu menyimpulkan bahwa area dimana Yesus memberi kejelasan adalah sangat penting untuk dimengerti oleh kita. Pada area dimana Ia tidak memberi kejelasan, adalah sangat penting bagi kita untuk menaruh percaya padaNya.)

 

    1.        Baca Matius 24:5-8. Dari ketiga pertanyaan itu, pertanyaan manakah yang di jawab Yesus disini? (Ia secara spesifik menjawab perihal KedatanganNya yang Kedua kali dan “akhirnya.” Ia bukan berbicara mengenai keruntuhan Yerusalem.)

 

    1.       Baca Matius 24:9-14. Apakah yang dinyatakan ayat-ayat disini dan ayat-ayat sebelumnya mengenai hubungan akhir zaman dan kedatangan Yesus yang kedua? (Adanya Mesias-mesias palsu. Peperangan, gempa bumi, penganiayaan, kematian, kebencian akan orang Kristen, nabi-nabi palsu, meningkatnya kejahatan dan berkurangnya kasih. Injil akan tersebar di seluruh dunia.)

 

      1.        Adakah saudara melihat hal-hal ini di dunia saat ini?

 

    1.       Baca Matius 24:15-20. Apa yang dideskripsikan Yesus disini? Pertanyaan yang manakah yang sedang dijawabNya? (Ini seharusnya adalah perihal keruntuhan Yerusalem, karena Ia membuat referensi geografis atas Yudea.)

 

      1.        Pertatikan bahasa dalam kalimat “kekejian  yang menyebabkan kehancuran.” Menurut kalimat ini siapakah yang menubuatkannya? (Daniel.)

 

        1.        Mari kita selidiki beberapa ayat yang terdapat dalam buku Daniel. Baca Daniel 9:26-27. Apakah ini nubuatan perihal kekejian yang menyebabkan kehancuran? ( Ini mengacu terhadap “Yang Diurapi” di “musnahkan.” Hal ini mengacu kepada “kaabah” yang dimusnahkan. Tidak lama setelah Yesus disalibkan bangsa Romawi menghancurkan kaabah Yerusalem sesuai yang diamarkan Yesus. Nubuatan ini digenapi.)

 

        1.        Baca Daniel 12:9-12. Pada ayat ini terdapat referensi lain perihal kekejian yang membawa kehancuran. Apakah peristiwa yang sama? (Bahasa yang digunakan seakan membuat kesimpulan awal bawa ini adalah peristiwa yang sama oleh sebab ayat ini mengacu pada waktu setelah dimusnahkannya kaabah dimana berakhir juga upacara kurban harian.)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

        1.        Mengapa adalah adil untuk meyebut tentara Romawi yang menaklukkan sebagai “kekejian yang membawa kemusnahan?” (Mereka memusnahkan sejarah cara umat Allah datang kepadaNya untuk menghapuskan dosa mereka.)

 

        1.        Apakah yang disarankan ayat ini perihal kekejian kedua yang akan terjadi saat kemudian? (Ini dapat saja menjadi serangan atas kemampuan kita untuk datang kepada Allah dan mendapat kehapusan dosa kita.)

 

        1.        Apakah artinya setelah kebangkitan Yesus? Apakah artinya bagi kita saat ini? (Saat yang lalu dan saat kini yang menyarankan kekejian yang bermaksud untuk menghancurkan kebenaran oleh iman.)

 

          1.      Dapatkah saudara memikirkan beberapa kuasa yang cocok dengan deskripsi ini?

 

    1.        Baca Matius 24:21-25. Pertanyaan manakah yang dijawab disini? (Referensi terhadap siksaan yang dahsyat dapat mengacu kepada Orang Kristen yang berada di Yerusalem pada saat kaabah itu dimusnahkan. Perhatikan bahwa ayat 21 dimulai dengan “Sebab pada masa itu”, yang berkaitan dengan penderitaan Yudea. Namun, penderitaan yang disebutkan dapat juga mengacu kepada Kedatangan Yesus yang Kedua. Perhatikan pada kalimat “pada masa itu” yang berkaitan dengan Mesias-mesias palsu. Seperti yang akan kita diskusikan nanti, ini adalah referensi jelas atas Kedatangan Kedua. Ayat ini menerangkan bahwa tidak ada pengikut Allah yang akan selamat jika Ia tidak berintervensi.)

 

  1.      Penekanan yang Jelas

 

    1.        Baca Matius 24:26-27. Bagaimana saudara dapat secara positif menentukan Kedatangan Yesus yang kedua dari segala kepalsuan? (Jika seorang harus menginformasikan kepada saudara bahwa Yesus telah datang, maka itu bukanlah Yesus!)

 

    1.        Baca Matius 24:28. Mengapa Yesus berbicara mengenai burung nazar? (Jika saudara melihat sekelompok burung nazar di udara, maka itu pertanda ada yang mati. Yesus mengatakan kepada kita bahwa dengan melihat ke atas dapat membantu kita untuk tidak tertipu.)

 

    1.       Baca Matius 24:29. Apakah ini kejadian di seluruh dunia? (Seharusnya demikian, jika melihat konteksnya. Itu sebabnya menurut saya mengapa sebagian pengajaran yang terdahulu dalam gereja saya menjadi sakit – sehubung dengan ditunjuknya kejadian-kejadian di negara bagian New England di Amerika Serikat sebagai penggenapan dari nubuatan ini.)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

      1.        Menurut saudara apakah artinya pernyataan “kuasa-kuasa langit akan goncang?” (Wahyu 21:1 mengatakan kepada kita bahwa langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu dan langit yang baru akan diciptakan. Ini menyarankan adanya proses penguraian dari benda-benda langit. Hal ini masuk akal mengingat sebagian dari bintang-bintang ini terdapat berjarak berjuta-juta tahun cahaya. Sebuah kejadian dashyat sedang terjadi di antariksa.)

 

    1.       Baca Matius 24:30. Apakah “tanda” dari Anak Manusia? Dimanakah muncul tanda ini? (Sekali lagi, kita mengetahui adanya kejadian yang terjadi di langit sebelum kedatangan Yesus terjadi. Tanpa keraguan, hal ini akan menarik perhatian semua orang.)

 

      1.        Bagaimana Yesus datang? (Di atas awan dan dengan penuh kuasa dan kemuliaan yang besar.)

 

      1.        Mengapa bangsa-bangsa akan “meratap?” (Orang budiman tidak akan meratap. Ini menyatakan pada kita bahwa mayoritas orang belum menerima Yesus sebagai Juruselamat.)

 

    1.        Baca Matius 24:31. Dimanakah tempat tinggal para pengikut Yesus? (Mereka tinggal di seluruh penjuru bumi. Hal ini membuktikan lebih jauh bahwa tanda-tanda langit ini bukanlah kejadian yang regional.)

 

    1.        Baca Matius 24:32-35. Yesus mengatakan agar kita waspada atas tanda-tanda ini, dan bahwa perkataanNYa mutlak dapat dipercayai. Ia juga mengatakan bahwa generasi ini tidak akan berlalu. Bagaimana seharusnya kita mengartikan ayat ini mengingat para pendengar Yesus telah meninggal 2,000 tahun yang lalu dan Yesus belum kembali juga? (Generasi itu tidak lewat sebelum Yerusalem dimusnahkan. Pertanyaan itu, tentu saja, merupakan pertanyaan pertama yang ditanyakan murid-murid. Kemungkinan Yesus juga mengatakan bahwa generasi yang melihat tanda-tanda ini tidak akan berlalu sebelum Ia kembali.)

 

    1.       Baca Matius 24:37-39. Adakah suatu fakta sejarah bahwa orang tidak mengetahui bahwa air bah akan datang? (Baca 2 Petrus 2:5 dan 1 Petrus 3:19-20.  Mereka menduga bahwa nabi Nuh mengamarkan orang-orang ketika ia sedang membangun bahtera. Oleh karenanya, keadaan orang-orang yang “tidak mengetahui” adalah mereka yang bermaksud tidak mengetahui apapun.)

 

    1.       Baca Matius 24:42. Jika saudara memperhitungkan penekanan yang kelihatannya jelas dan yang kurang jelas, apakah yang seharusnya saudara simpulkan perihal persiapan saudara untuk akhir zaman? (Keadaan kita yang kurang jelas memerintahkan agar kita selalu berjaga, dan tetap setia.)

 

    1.        Sahabatku, apakah saudara akan tetap setia? Mengapa tidak meminta Roh Kudus, saat ini, untuk membantu saudara mengerti kejadian akhir zaman dan menyokong saudara agar tetap setia hingga akhir?

 

  1.      Minggu depan: Menyembah Pencipta.