Ritme Kehidupan

Indonesian
(Kejadian 1, Mazmur 71, Ayub 1, Kisah 9)
Year: 
2019
Quarter: 
2
Lesson Number: 
1

Pendahuluan: Musim-musim adalah sesuatu yang saya coba hindari! Bagaimanakah itu? Ketika saya anak-anak saya tinggal di Michigan. Di sana kami memiliki empat musim.  Secepatnya saya bisa, saya pindah ke selatan dimana kami hampir selalu terhindar dari musim dingin. Seiring bertambahnya usia, saya katakan pada diri kalau saya menunda musim terakhir dari kehidupan.  Sejauh ini sebagian besar berhasil!  Seri baru pelajaran kita adalah tentang musim-musim dari sebuah keluarga.  Mari jelajahi apa yang Alkitab ajarkan kepada kita tentang topik itu!

 

  1.         Menuju Kepada Keteraturan

 

    1.        Baca Kejadian 1:1. Mengapa Tuhan memulai pekabaranNya kepada manusia dengan cara ini?

 

      1.        Apa dikatakan di sini tentang langit dan bumi? (Ada mulanya, Tuhan ada pada mulanya, dan Ia menciptakan langit dan bumi.)

 

      1.        Apa dikatakan di sini tentang Tuhan? (Kalau Ia lebih tinggi dari langit dan bumi karena Ia telah menciptakannya.)

 

    1.        Baca Ibrani 11:3 and Mazmur 33:9. Bagaimana Tuhan menciptakan alam semesta? (Dengan berfirman!)

 

      1.        Ketika saya kecil, mereka mengajar saya bagaimana menulis nama saya dengan sebuah pensil dan kertas.  Ketika saya di sekolah menengah, mereka ajarkan bagaimana saya dapat membuat huruf-huruf yang sama dengan menekan tombol di sebuah mesin ketik. Sebuah kemajuan besar! Ketika saya memulai praktek hukum saya akan mendikte apa yang saya ingin tuliskan dan orang lain akan mengetiknya. Satu lompatan maju yang lain!  Di awal revolusi computer saya mulai menggunakan dikte suara. Itu bahkan lebih bagus lagi kalau befungsi dengan sebenarnya. Apakah suara perintah bagi penciptaan katakan tentang Tuhan ketika kita bandingkan dengan cara kita menciptaKan?

 

      1.        Apakah bahan bangunan dari penciptaan Tuhan? (Nothing. Ayat dalam Ibrani katakan kalau Tuhan melihat yang “terlihat” dari “yang tidak terlihat.”  Manusia membuat hal-hal baru dari yang sudah ada.)

 

      1.        Bagaimana kita dapat memahami kuasa Tuhan yang luar biasa? (Ibrani 11:3 – dengan iman.)

 

    1.        Baca Kejadian 1:2. Haruskah ini merubah pemikiran kita tentang sesuatu diciptakan dari yang tidak ada? Bagaimanakah kita menghubungkan ini dengan Ibrani? (Kita lihat kalau sesuatu (tetapi tidak banyak) ada di sini. Kita dapat memahami ini berarti kalau Tuhan sebelumnya menciptakan apa yang ada sekarang, atau kita dapat mengerti “sesuatu dari yang tidak ada” diartikan hasil akhir bukanlah belum berbentuk, kosong, kedalaman air.)

 

      1.        Bagaimanakah masalah ini menjadi sesuatu yang sangat menantang bagi kaum evolusionis? (Para volusionis sangat sulit menjelaskan bagaimana sesuatu dapat berkembang dari yang tidak ada. Entah “hal” selalu telah ada, yang menimbulkan pertanyaan bagaimana itu ada di sini, atau keajaiban ada yang mana dapat menciptakan sesuatu dari yang tidak ada. Kaum evolusionis, untuk alasan ini, pada umumnya memulai penjelasan mereka tentang asal mula dengan hal yang sudah ada.)

 

    1.        Baca Kejadian 1:3-5. Apa yang terjadi dalam hal keteraturan? (Bumi bergerak dari ketidakaturan kepada keteraturan. Bukan saja Tuhan berfirman terang dan memisahkannya dari yang gelap, tetapi Tuhan memulai dengan satu waktu dan menyebutnya yang pertama dari yang banyak.)

 

    1.        Baca Kejadian 8:22. Apa dikatakan di sini tentang rencana dan keteraturan Tuhan? (Tuhan menciptakan keteraturan. Ia percaya akan keteraturan. KeteraturanNya selalu ada.)

 

  1.        Keteraturan Hidup

 

    1.        Baca Mazmur 71:6-8. Bagaimanakah ketergantungan kita ketika kita baru dilahirkan? (Ini adalah hal menyedihkan tentang aborsi. Orang-orang yang seharusnya melindungi yang tidak berdaya, ibunya dan dokternya, membunuh mereka.)

 

    1.        Baca Mazmur 71:9. Bagaimanakan menjadi tua sama seperti yang sangat belia? (Sekali lagi, Anda menjadi tidak berdaya. Pemazmur meminta perlindungan pada Tuhan.)

 

      1.        Apakah itu satu kebetulan yang luar biasa kalau masyarakat kita memiliki minat khusus dalam membunuh orang yang tua dengan yang belum lahir? (Baca Mazmur 71:11. Ini menyatakan fakta kalau orang-orang yang mementingkan diri dan pengecut melakukan ini karena mereka pikir mereka bisa.)

 

    1.        Baca Mazmur 71:14-15. Apa yang Tuhan berikan kepada kita bahkan ketika kita lemah? (Ia memberikan kita pengharapan dan keselamatan.)

 

    1.        Baca Matius 10:26-28. Di manakah letak kekuatan yang sesungguhnya? (Kehidupan kekal. Pengecut-pengecut mungkin dapat membunuh yang lemah, tetapi kekuatan yang sesungguhnya terletak dalam pemberian hidup kekal.)

 

    1.        Baca Amsal 4:10-13. Apa yang dapat kita lakukan untuk memiliki musim-musim yang lebih baik dalam hidup? (Fasal ini dalam buku Amsal mengajarkan kalau kita menerima tuntunan dari orang tua yang bijak, dan membuat kebijaksanaan bagian dari hidup kita, maka kita akan terlindung dari masalah-masalah.)

 

    1.         Baca Amsal 4:7-9. Apa saja yang kebijaksanaan akan lakukan dalam hidup kita? (Bukan hanya melindungi kita, tetapi itu akan meninggikan kita.)

 

      1.        Kebijaksanaan yang seperti apakah ini? (Kebijaksanaan yang datang dari Tuhan.)

 

  1.       Gangguan-gangguan

 

    1.        Baca Ayub 1:1. Apakah ini seorang yang bijak? (Baca Ayub 1:2-3. Kita lihat kalau menuruti jalan Tuhan telah membuat dia kaya dan terkenal.)

 

    1.        Baca Ayub 1:8-12. Apakah ini melanggar aturan-aturan normal dari alam semesta? (Kita tahu kelanjutan ceritanya, Ayub sangat menderita.  Pengalaman-pengalamannya melanggar aturan-aturan normal dari penurutan dan berkat-berkat.)

 

    1.        Baca Ayub 42:12-16. Apakah dikatakan di sini tentang aturan-aturan normal?

 

    1.        Baca Kisah 8:1-3. Menurut Anda apakah Saulus percaya kalau ia sedang melakukan kehendak Tuhan? 

 

    1.        Baca Kisah 9:1-4. Apakah yang berkecamuk dalam pikiran Saulus?

 

    1.         Baca Kisah 9:5-6 and Kisah 9:15-17. Bagaimanakah kehidupan Saulus terganggu?

 

      1.        Akankah Saulus (kemudian dinamai Paulus) berakhir, sesudah gangguan, dengan satu kehidupan seperti Ayub? (Pernyataan tentang betapa banyak yang harus diderita Saulus, ditambah dengan pengetahuan kita akan kehidupannya, katakan kalau jawabannya adalah “tidak.”)

 

        1.         Mengapa demikian?

 

    1.        Baik dalam kehidupan Saulus dan kehidupan Ayub ada satu gangguan ajaib. Apakah kedua gangguan memiliki maksud yang sama?

 

      1.        Apakah hidup Anda telah terganggu? Menurut Anda apakah itu keajaiban, atau hanyalah satu kegagalan dari diri Anda dalam menuruti aturan-aturan Tuhan atas alam semesta?

 

  1.       Perubahan-perubahan

 

    1.        Kita telah melihat sejauh ini kalau Tuhan kita merencanakan keteraturan.  Ada keteraturan di dalam dunia di sekeliling kita, dandada satu keteraturan alam atas hidup kita. Tetapi, kadang-kadang keteraturan hidup kita terganggu. Itu dapat timbul dari akibat alamiah akan kegagalan kita menuruti aturan-aturan Tuhan, atau itu dapat timbul dari satu intervensi keajaiban. Baca Markus 4:24-25. Dalam cara lain apakah jalan kehidupan kita dapat diubahkan? (Ukuran yang kita gunakan bagi orang lain akan digunakan ke atas kita!  Kalau kita murah hati kepada orang lain, Tuhan akan bermurah hati kepada kita. Kalau kita kikir terhadap orang lain, Tuhan akan kikir terhadap kita.)

 

    1.        Baca Markus 4:26-28. Ketika kita membicarakan Tuhan bermurah hati atau kikir terhadap kita, apakah kita berbicara hanya tentang uang? Apakah yang disarankan oleh ayat-ayat yang baru saja kita baca? (Konteks dari ayat-ayat ini adalah memajukan Kerajaan Tuhan. Saya pikir bukan uanglah topik utama dari ayat-ayat “murah hati/kikir”. Gantinya, saya pikir itu berhubungan dengan talenta-talenta kita.)

 

      1.        Bagaimanakah pekerjaan injil kita melebar melampaui usaha-usaha kita? (Tuhan memberkati dan menambahkan bahkan ketika kita sedang tidur!)

 

      1.        Bertahun-tahun yang lalu, ketika saya berpikir tentang “pensiun,” rencana saya adalah untuk membeli sebuah bis, merubahnya menjadi sebuah rumah berjalan, dan berkeliling dari jemaat ke jemaat mengajar dan berkhotbah. Saya pikir kalau saya akan suka melakukan itu dan itu akan memberkati orang lain.  Bagaimana menurut Anda menulis pelajaran ini dibandingkan dengan rencana tersebut? (Perhitungan saya adalah kalau “rencana bis” akan mengijinkan saya menjangkau 400 orang dalam satu bulan – dengan ukuran rata-rata dari jemaat-jemaat.  Pelajaran ini menjangkau puluhan ribu orang dalam satu bulan.)

 

        1.         Pekerjaan injil apa yang dapat Anda lakukan yang berlanjut terus sementara Anda tidur?

 

    1.        Sahabat, peranan apakah yang Anda ambil dalam keteraturan Tuhan?  Jika Anda tidak yakin, mengapa tidak minta Roh Kudus, saat ini, untuk menunjukkan kepada Anda apa kehendak Tuhan?

 

  1.        Minggu depan: Pilihan-pilihan yang Kita Buat.